Banner

Minggu, 15 April 2012

Bahaya Tidur Sambil Menonton Televisi

Tidur merupakan rutinitas bagi seluruh manusia. Dengan tidur yang cukup dan berkualitas, tentunya dapat memulihkan kebugaran tubuh kita setelah beraktifitas seharian penuh.



Untuk mendapatkan tidur yang berkulitas tentunya dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya tidurlah secara cukup yaitu 8 jam dalam sehari, matikan lampu tidur anda saat anda tidur karena dengan menyalakan lampu dapat membuat anda beresiko terkena penyakit kanker, seperti artikel lapar.com sebelumnya Tidur Dengan Lampu Menyala Bisa Memicu Kanker, dan yang terakhir hindari kekenyangan ataupun terlalu lapar saat anda ingin tidur.

Bahanya Jika Tidur Dengan Telivisi Menyala Dan Mendengarkan Musik:

Di jaman serba modern seperti ini seluruh gadget sudah bisa anda masukan ke dalam kamar tidur anda. Bahkan banyak orang belum bisa tertidur lelap jika dia tidak tidur dibawah televisinya.

Namun pada kenyataanya setelah mereka terbangun mereka akan merasa lebih lelah dan tegang. Bahkan mereka akan merasa seperti orang yang belum tidur semalaman.

Semua itu bisa terjadi dikarenakan pada saat tidur otak kita sebenarnya tidak pernah tidur. Otak manusia akan tetap menjalankan aktifitas seperti biasanya seperti menjalankan sistem metabolisme tubuh. namun tidak sesibuk seperti disaat kita terjaga

Disaat kita mulai mengantuk dimalam hari, ritme gelombang di dalam otak kita pun mengalami penurunan. Tetapi jika kita tidur sambil menyalakan televisi ataupun mendengarkan musik, dan menyalakan lampu. Maka tubuh kita akan tetap menerima rangsangan suara, dan cahaya yang akan diteruskan ke otak kita.

Gelombang cahaya yang dipancarkan oleh lampu saat kita terlelap akan tetap diserap oleh kelopak mata kita dan akan diteruskan oleh retina mata kita. Begitu juga dengan gelombang suara yang kita terima akan tetap diterima oleh telinga kita. Tak heran banyak orang terbangun jika ia mendengar suara yang sangat bising jika ia sedang tertidur.

Jika hal tersebut terjadi sepanjang kita tidur maka otak kita akan terus aktif menerima rangsangan rangsangan dari luar. Berarti hanya tubuh luar kita saja yang tertidur namun tidak bagi otak kita. Tak heran mereka yang terbiasa tertidur dengan kondisi seperti ini akan merasa lelah disaat ia terbangun.

Ditulis Oleh : Group One Hari: Minggu, April 15, 2012 Kategori:

0 Komentar:

Poskan Komentar